PENGARUH SERTIFIKASI GURU DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN - Feel in Bali

Tuesday, July 17, 2012

PENGARUH SERTIFIKASI GURU DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN

 Manusia adalah makhluk individu dan makhluk sosial, dalam hubungannya dengan manusia terkandung suatu maksud bahwa manusia bagaimanapun juga tidak terlepas dari individu yang lain, secara kodrati manusia hidup bersama dan saling membutuhkan

 

Dalam dunia pendidikan guru adalah pengayom yang dibutuhkan oleh murid begitu juga sebaliknya. Interaksi keduanya nampak setelah terjadinya proses belajar mengajar. Seorang guru dapat mengetahui sampai dimana kemampuan anak didiknya menyerap pelajaran yang disampaikan atau guru tahu di mana kelemahan metode yang di gunakan setelah mengadakan peningkatan motivasi belajar siswa terhadap apa yang di sampaikan dan bagaimana bahan yang di sampaikan.

Masalah mendidik adalah masalah setiap orang sejak dahulu sampai sekarang, tentu berusaha mendidik anak-anaknya atau anak-anak lain diserahkan kepada guru untuk dididik. Demikian juga masalah belajar dan mengajar di sekolah terutama dalam peningkatan mutu pembelajaran.
Peningkatan mutu pembelajaran dalam menanamkan profesionalisme guru dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta mengembangkan akhlak mulia kepada peserta didik melalui pengelolaan dan pengembangan proses belajar dan mengajar di sekolah merupakan cermin keberhasilan pendidikan.
Sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi persyaratan tertentu, yaitu memiliki kualifikasi, kompetensi, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yang dibarengi dengan peningkatan kesejahtraan yang layak.
Dari uraian di atas maka penulis tertarik untuk meneliti bagaimana upaya guru sehingga siswa termotivasi untuk belajar. Untuk itu penulis memilih judul,”Pengaruh Sertifikasi Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran”.

Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut.
  1. Apakah yang dimaksud dengan sertifikasi guru?
  2. Bagaimanakah sertifikasi guru dalam peningkatan mutu pembelajaran?
  3. Bagaimanakah metode yang diterapkan para Guru dalam peningkatan mutu pembelajaran?

  Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut.
1.      Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan setifikasi guru.
2.      Untuk mengetahui sertifikasi guru dalam peningkatan mutu pembelajaran.
3.      Untuk mengetahui metode yang diterapkan para Guru dalam peningkatan mutu pembelajaran.

Manfaat Penulisan
Adapun manfaat penulisan makalah ini adalah sebagai berikut.
1.      Informasi yang di peroleh di harapkan dapat menjadi pedoman para guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran siswa.
2. Memberikan input kepada semua guru sebagai bahan perbandingan dalam melakukan peningkatan mutu pembelajaran siswa.
3.   Dapat di gunakan sebagai pedoman dalam memperbaiki peningkatan dan cara menunjang mutu pembelajaran dan pelaksanaan pengajaran oleh para guru.
  
  Pengertian Sertifikasi Guru
Sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru dan dosen. Sertifikat pendidik adalah bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru dan dosen sebagai tenaga profesional (UU RI No. 14 Tahun 2005 dalam Depdiknas,2004).
Berdasarkan pengertian tersebut, sertifikasi guru dapat diartikan sebagai suatu proses pemberian pangakuan bahwa seseorang telah memiliki kompetensi untuk melaksanakan pelayanan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu setelah lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh lembaga sertifikasi. Dengan kata lain sertifikasi guru adalah proses uji kompetensi yang dirancang untuk mengungkapkan penguasaan kompetensi seseorang sebagai landasan pemberian sertifikat pendidik (UU RI No. 14 Tahun 2005 dalam Depdiknas, 2004).
Sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru. Sertifikat bagi guru dalam jabatan dilakukan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang terakreditasi dan ditetapkan pemerintah. Pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007, yakni dilakukan dalam bentuk portofolio (Sumani,2007).
Sertifikasi guru merupakan kebijakan yang sangat strategis, karena langkah dan tujuan melakukan sertifikasi guru untuk meningkatkan kualitas guru, memiliki kompetensi, mengangkat harkat dan wibawa guru sehingga guru lebih dihargai dan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia (Sanaky, 2004).
Menurut Mulyasa (2007), sertifikasi guru merupakan proses uji kompetensi bagi calon guru atau guru yang ingin memperoleh pengakuan dan atau meningkatkan kompetensi sesuai profesi yang dipilihnya. Representasi pemenuhan standar kompetensi yang telah ditetapkan dalam sertifikasi guru adalah sertifikat kompetensi pendidik. Sertifikat ini sebagai bukti pengakuan atas kompetensi guru atau calon guru yang memenuhi standar untuk melakukan pekerjaan profesi guru pada jenis dan jenjang pendidikan tertentu. Dengan kata lain sertifikasi guru merupakan pemenuhan kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi profesional. Oleh karena itu, proses sertifikasi dipandang sebagai bagian esensial dalam upaya memperoleh sertifikat kompetensi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
National Commision Education Services (NCES) memberikan pengertian sertifikasi guru secara lebih umum. Sertifikasi guru merupakan prosedur untuk menentukan apakah seseorang calon guru layak diberikan izin dan kewenangan untuk mengajar. Hal ini diperlukan karena lulusan lembaga pendidikan tenaga keguruan sangat bervariasi, baik dikalangan perguruan tinggi negeri maupun swasta (NCES dalam Mulyasa, 2007).

Sertifikasi Guru dalam Peningkatan Mutu pembelajaran
Sertifikasi kerja guru merupakan kunci untuk menuju kesuksesan, apapun provesi kita, terlebih lagi seorang guru, sertifikasi kerja sangat dituntut, agar tercapai tujuan yang diharapkan, disamping itu guru merupakan contoh bagi para siswa, oleh karena itu guru harus menujukkan sikap dan prilaku yang terpuji yang senantiasa dicontoh oleh para siswa.
Dalam kaitannya dengan prestasi siswa, sertifikasi kerja guru sangat menunjang prestasi gemilang, guru yang taat pada aturan atau sertifikasi dalam tugas sudah pasti akan membawa hasil yang memuaskan, terutama dalam prestasi belajar siswa.
Guru merupakan pokok yang perlu di utamakan dan tingkatkan kemampuannya, sehingga citra sekolah sebagai lembaga pendidikan makin nampak pada output yang akan diproduknya.
Untuk lebih menjamin keberhasilan guru dalam meningkatkan prestasi anak didik, maka upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah adalah sebagai berikut, yaitu :
a.              Memberikan pendidikan dan latihan bagi guru di lingkungan lembaga pendidikan yang berkenaan dengan tugas-tugas guru dalam melaksanakan kegiatan belajar sesuai dengan bidangnya masing-masing, yaiu berupa tuntunan menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) pembuatan program silabus. Ini dimaksudkan agar guru memiliki keterampilan di dalam menyiapkan diri sebelum kegiatan belajar mengajar sekaligus sebagai pedomannya  di dalam kegiatan pengajarannya,  sehingga kegiatan yang  dilakukannya terarah pada tujuan yang di harapkan.
b.             Memberikan penataran guru berkenaan dengan pendalaman kemampuan peningkatan wawasan pengetahuan guru yang sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Untuk itu penataran diarahkan untuk memberikan bakal kepada guru untuk mampu membaca situasi yang sedang terjadi dan bakal dihadapi dimasa yang akan datang dengan demikiaan guru dalam propesi keseharianya bergelut dengan kegiatan belajar mengajar. Tidak terpaku pada kegiatan-kegiatan yang monoton. Namun memvariasikanya dengan  tingkat perkembangan siswa.
Jika terjadi suatu permasalahan di dalam suatu sekolah, maka pihak sekolah bersama-sama akan mencari way out terhadap kendala tersebut. Dengan cara memusyawarahkan masalah yang tidak mampu dipecahkan oleh masing-masing  pribadi guru agar dapat dicari jalan keluarnya di dalam forum.
Pelaksanaan pengawasan melekat oleh kepala sekolah merupakan realisasi dari kesungguhan dalam meningkatkan kemampuan tenaga kerjanya dengan adanya pengawasan melekat ini, maka masing- masing dari guru merasa sanggat bersungguh-sungguh dalam keaktifan pengajarannya serta berusaha keras meningkatkan kemampuannya dengan cara banyak membaca buku berkaitan dengan profensinya.
Pengawasan melengkat ini dapat dilakukan oleh kepala sekolah dengan cara memperhatikan para guru yang sedang mengajar di kelas sewaktu guru memberikan materi pelajaran kepada siswa, penyediaan sarana belajar pengajar berupa perlengkapan alat bantu mengajar, buku-buku sumber yang relevan.
Penyediaan alat-alat bantu mengajar merupa rangkaian penting dalam proses belajar mengajar dan menunutut guru untuk mampu mempergunakan, karena guru di tuntut untuk memiliki keterampilan dalam mengunakan alat bantu atau media pengajaran tersebut.
Keprofesional guru dalam mengajar banyak dibantu oleh keterampilan dalam memanfaatkan alat media yang ada sekaligus mengefesienkan waktu mengajarnya.
Dengan adanya alat atau media pengajaran modern, telah memberikan perubahan yang cukup menonjol dalam meningkatkan kemampuan siswa, dimana materi pelajaran sangat perlu diperhatikan oleh guru yang besangkutan menurut hirarkisnya yang di sesuaikan dengan kemampuan siswanya.
Berusaha melibatkan guru dalam kegiatan intra dan ekstra kurikulum seperti pembina olah raga, pembina pramuka, pembina UKS dengan melibatkan para guru dalam berbagai kegiatan pendidikan di atas telah banyak memberikan petambahan pengalaman dan pengawasan bagi guru. Dengan adanya berbagai upaya, baik dengan melaksanakannya secara intensif maupun yang masih dalam perencanaan, telah dapat menumbuhkan nuansa baru di lingkungan sekolah.
Selanjutnya keprofesionalan mengajar guru dapat dilihat dari tingkat pendidikan yang tempuh oleh masing-masing gurunya secara administrasi. Dari segi tingkat pendidikan formal yang mereka tempuh dapat dikatakan belum sampai pada tingkat guru profesional ( tidak melangkah atau melalui jenjang pendidikan secara formal (SI) namun anak didik kejenjang pendidikan yang kualitatif. Selanjutnya keberhasilan sekolah dalam usaha meningkatkan sertifikasi kerja guru terhadap siswa dalam bidang studi yang semakin meningkat.

  Metode yang Diterapkan Para Guru dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran
Adapun metode atau upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran siswa antara lain :
a.         Menanamkan rasa disiplin
b.         Memberikan pengayaan remedial bagi siswa yang belum memenuhi, mencapai standar kompetensi
c.         Melakukan les tambahan pada sore hari
d.        Pengelolaan kelas yang baik
e.         Memberikan motivasi bagi para siswa
f.          Memberikan latihan, baik lisan maupun tulisan
g.         Membuat kelompok belajar
Dalam proses belajar mengajar seorang guru sering menemukan banyak kesulitan. Berdasarkan bentuk-bentuk kesulitan tersebut maka pada masing-masing kesulitan akan mempunyai langkah-langkah pemecahan yang berbeda karena hal itu disebabkan oleh perbedaan jenis dan sifat serta faktor-faktor penyebab kesulitan itu terjadi. Adapun upaya-upaya yang dilakukan adalah :
1.  Mengadakan remedial teaching (pengajaran kembali)
Remedial teaching merupakan suatu bentuk perbaikan yang dilakukan dalam upaya mengatasi kesulitan. Dengan cara mengajarkan kembali materi yang diajarkan. Menurut Abd Hamid, S.Pd.I, dalam remedial teaching ini, materi yang telah diajarkan tidak seharusnya akan diajarkan kembali, tetapi materi yang dianggap sulit itu diulang sedikit demi sedikit sehingga siswa yang mengalami kesulitan akan menjadi paham dengan materi tersebut dan juga siswa yang sudah mengerti akan menjadi bosan jika materi yang sudah diajarkan diulang kembali. Apabila materi yang dianggap sulit oleh siswa dapat dipahami, pelajaran dapat diteruskan pada pembahasan berikutnya.   
2.  Memberikan bimbingan khusus
Untuk siswa yang mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi, disekolah sudah disiapkan disebuah bentuk bimbingan khusus. Kegiatan ini dilaksanakan diluar jam pelajaran (sore hari) berupa les tambahan.  
3.   Memberikan PR
Adapun bentuk tugas yang diberikan di luar jam pelajaran adalah berupa PR. PR ini berfungsi untuk mendalami pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah diajarkan.
4.  Mengadakan Sumber Belajar Yang Releven
Dalam mengatasi kesulitan siswa juga dianjurkan untuk mencari sumber-sumber lain seperti buku penunjang yang berkaitan dengan materi yang telah dibahas. Ini dimaksudkan agar siswa tidak terpaku pada pelajaran yang diperoleh di dalam kelas saja.
5.  Memperbanyak latihan
Setiap kegiatan belajar mengajar berlangsung guru memberikan beberapa soal latihan yang berkaitan dengan pelajaran itu agar siswa terbiasa untuk mengerjakan soal yang berkaitan dengan materi yang diajarkan.
Guru memberikan tugas kepada siswa untuk latihan yang berkaitan dengan pelajaran yang sedang berlangsung, baik siswa yang mempunyai buku panduan ataupun yang tidak mempunya buku panduan agar siswa terbiasa dalam menulis.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk membangkitkan minat siswa dalam membaca, menulis dan menghafal, maupun menghitung. Karena jika akan diadakan ulangan maka para siswa akan antusias untuk belajar agar memperoleh nilai yang memuaskan.




 Kesimpulan
Sebagai bagian akhir dari seluruh rangkaian pembahasan dalam makalah ini, maka dapat disimpulan sebagai berikut.

1.                  Sertifikasi guru adalah program yang dilakukan pemerintah dibawah kuasa Dinas Pendidikan Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, yang dilaksanakan melalui LPTK yang terakreditasi dan ditetapkan pemerintah dengan pemberian sertifikat kepada guru yang telah berhasil mengikuti program tersebut.

2.                  Sertifikasi guru dalam peningkatan mutu pembelajaran diantarnya : memberikan pendidikan dan latihan bagi guru di lingkungan lembaga pendidikan, memberikan penataran guru berkenaan dengan pendalaman kemampuan peningkatan wawasan pengetahuan guru yang sesuai dengan bidangnya masing-masing.

3.                  Adapun metode atau upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran siswa antara lain :
a.     Menanamkan rasa disiplin
b.    Memberikan pengayaan remedial bagi siswa yang belum memenuhi, mencapai standar kompetensi
c.     Melakukan les tambahan pada sore hari
d.    Pengelolaan kelas yang baik
e.     Memberikan motivasi bagi para siswa
f.     Memberikan latihan, baik lisan maupun tulisan
g.    membuat kelompok belajar




Saran-Saran
 Mengingat dunia pendidikan merupakan suatu yang sangat penting dan utama dalam kehidupan, yang dalam pencapaiannya tidak semudah membalikkan telapak tangan karena merupakan suatu yang sangat konseptual dengan aturan-aturan yang harus diikuti dalam upanya mencerdaskan kehidupan berbangsa dan mencetak kader-kader berpotensi di masa depan. Yang tentunya tidak sunyi dari permasalah-permasalahan yang akan dihadapi karena pendidikan itu sendiri terdiri dari beberapa elemen dalam pelaksanaannya. Yang dari masing-masing timbul permasalahan-permasalahan yang harus dicari jalan keluarnya seperti permasalahan-permaslahan yang telah kami paparkan dalam bab sebelumnya dengan konsep mempertahankan prestasi yang sudah didapat dan mencari jalan keluar bagi permasalahan yang masih mengganjal untuk diselesaikan bersama.