Penyusutan, Penurunan dan Deplesi - Feel in Bali

Wednesday, February 19, 2014

Penyusutan, Penurunan dan Deplesi

PENGERTIAN PENYUSUTAN DAN DEPLESI

Penyusutan adalah proses akuntansi dalam mengalokasikan biaya aktiva berwujud ke beban dengan cara yang sistematis dan rasional selama periode yang diharapkan mendapat manfaat dari penggunaan aktiva tersebut.
Deplesi adalah kata lain penyusutan yang terjadi pada sesuatu benda yang bersifat alami dan tidak dapat diperbaharui.

METODE – METODE PENYUSUTAN

Metode Aktifitas
Mengasumsikan bahwa penyusutan adalah fungsi dari penggunaan atau produktifitas dan bukan dari berlalunya waktu.

Metode Garis Lurus
Mempertimbangkan penyusutan sebagai fungsi dari waktu, bukan fungsi dari penggunaan.

Metode Beban Menurun
Menyediakan biaya penyusutan yang lebih tinggi pada tahun-tahun awal dan beban yang lebih rendah pada periode mendatang.

Metode Penyusutan Khusus
Digunakan karena aktiva yang terlibat memiliki karakteristik yang unik, atau sifat industrinya mengharuskan penerapan metode penyusutan khusus.

PENURUNAN NILAI AKTIVA TETAP

Suatu aktiva turun nilainya jika nilai tercatatnya melebihi nilai yang dapat diperoleh kembali. Penurunan nilai tersebut diakui sebagai kerugian dalam laporan keuangan.
Faktor- faktor yang menyebabkan penurunan manfaat atas aktiva tetap dapat dibagi dalam dua kategori, yaitu:

Penyusutan Fisik
Penyusutan fisik merupakan penurunan manfaat atau nilai atas aktiva tetap yang disebabkan oleh keausan dan kecacatan, kemersotan nilai dan pembusukan, dan kerusakan atau destruksi.

Penyusutan Fungsional
Penyusutan fungsional merupakan penyusutan yang diakibatkan terbatasnya masa manfaat aktiva tersebut. Hal ini terjadi karena ketidaklayakan dan keusangan

DEPLESI SUMBER DAYA ALAM

Sumber daya alam yang sering kali disebut aktiva yang dapat habis mencakup minyak, mineral, dan kayu.

Perhitungan dasar deplesi melibatkan empat faktor :

Biaya akuisisi, adalah harga yang dibayarkan guna memperoleh hak properti untuk mencari dan menentukan sumber daya alam yang belum ditemukan atau harga yang harus dibayar untuk sumber daya yang telah ditemukan .
Biaya eksplorasi, seringkali diperlukan untuk menemukan sumber daya alam.
Biaya pengembangan, dibagi menjadi dua yaitu peralatan berwujud dan biaya pengembangan tidak berwujud
Biaya restorasi, biaya ini harus ditambahkan ke dasar deplesi untuk tujuan perhitungan biaya deplesi per unit.


PENYAJIAN DAN ANALISIS AKTIVA TETAP
Penyajian Properti, Pabrik, Peralatan, dan Sumber Daya Alam
Setiap kewajiban yang dijamin oleh properti, pabrik, peralatan dan sumber daya alam tidak boleh dioffset terhadap aktiva ini, tetapi harus dilaporkan dalam kelompok kewajiban, properti, pabrik, peralatan, dan peralatan yang saat ini tidak digunakan sebagai aktiva produksi dalam bisnis harus dipisahkan dari aktiva yang digunakan dalam operasi.

Apabila aktiva disusutkan, maka akun penilaian yang biasanya disebut akumulasi penyusutan dikredit.
Karena dampak yang signifikan dari metode penyusutan yang digunakan terhadap laporan keuangan, maka pengungkapan berikut harus dibuat:

beban penyusutan untuk periode berjalan
saldo kelas utama dari aktiva yang dapat disusutkan, menurut sifat dan fungsi
akumulasi penyusutan, baik menurut kelas utama aktiva yang dapat disusutkan maupun dalam jumlah total.
suatu uraian umum tentang metode yang digunakan dalam menghitung penyusutan berkaitan dengan kelas utama aktiva yang dapat disusutkan.

Analisis Properti, pabrik, peralatan, dan sumber daya alam
rasio perputaran aktiva.
rasio ini ditentukan dengan membagi penjualan bersih dengan rata-rata total aktiva selama periode berjalan.
perputaran aktiva = penjualan bersih
                           --------------------------
                            rata-rata total aktiva

rasio marjin laba terhadap penjualan
dihitung dengan cara laba bersih dibagi dengan penjualan bersih.

marjin laba terhadap penjualan =   laba bersih
                                                  ----------------------
                                                 penjualan bersih

tingkat pengembalian atas aktiva
tingkat pengembalian atas aktiva =   laba bersih
                                                      -----------------------
                                                  rata-rata total aktiva