image1 image2 image3

HELLO I'M ENDRA YUDA|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|I'M BLOGGER FROM BALI|I HOPE THIS BLOG IS USEFUL

Hubungan antar siklus, Pengauditan siklus pendapatan dan Tujuan audit

sumber gambar : http://log.viva.co.id/news/read/379338-bagaimana-nasib-ekonomi-dunia-2013--


Hubungan antar siklus

            Aktivitas perusahaan di mulai dengan perolehan modal,biasanya dalam bentuk kas.Dalamperusahaan manufaktur,kas digunakan untuk membeli bahan baku, aktiva tetap,dan barang serta jasa lain guna manghasilkan persediaan barang jadi (siklus pengeluaran).Produksi dan penggajian sebenarnya serupa sifatnya dengan siklus pengeluaran,tetapi fungsinya cukup berbeda dan oleh karenanya diperlakukan sebagai suatu siklus tersendiri.Selanjutnya persediaann barang jadi dijual,diikuti dengan penagihan dan pengumpulan kas(siklus pendapatan).Kas yang diterima digunakan untuk membayar dividen dan bunga,serta untuk memulai lagi siklus berikutnya.Dalam perusahaan jasa,terjadi hubungan antarsiklus yang hampir sama dengan perusahaan manufaktur,dengan catatan dalam perusahaan jasa tidak dijumpai persediaan dan mungkin tidak ada penagihan piutang.
            Siklus transaksi merupakan hal yang sangat penting dalam pelaksanaan suatu audit.Dalam banyak hal, auditor memperlakukan setiap siklus secara terpisah salama audit berlangsung.Meskipun auditor perlu secara cermat mengaitkan siklus-siklus berbeda dalam waktu yang berbeda-beda, namun auditor harus memperlakukan siklus-siklus sedikit agak independen untuk dapat melaksanakan audit yang kompleks secara efekktif.

Pengauditan siklus pendapatan

            Siklus pendapatan suatu perusahaan terdiri atas kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pertukaran barang dan jasa dengan pelanggan, dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan penerimaan pendapat dalam bentuk kas.
            Kelompok-kelompok transaksi dalam siklus pendapatan suatu perusahaan dagang meliputi, penjualan kredit, penerimaan kas (penerimaan piutang atau penjualan tunai), penyesuaian penjualan (potongan penjualan, retur dan potongan penjualan lainnya, serta penghapusan piutang).

Tujuan audit

            Tujuan audit atas siklus pendapatan penyangkutan usaha untuk mendapatkan bukti kompeten yang cukup tentang asersi-asersi laporan keuangan yang signifikan yang berhubungan dengan transaksi-transaksi dan saldo-saldo yang dipengaruhi oleh siklus pendapatan.

Share this:

CONVERSATION