PERKEMBANGAN KOPERASI DI NEGARA INGGRIS - Feel in Bali

Thursday, February 21, 2013

PERKEMBANGAN KOPERASI DI NEGARA INGGRIS

Revolusi industri di Inggris yang terjadi di tahun 1770 menyebabkan  semakin tingginya tingkat pengangguran karena semakin banyak penggunaan mesin dalam proses industri. Hal ini menyebabkan kesenjangan antara buruh dengan pemilik modal semakin besar  ditambah dengan adanya penindasan dan kemiskinan masyarakat bawah di masa perkembangan kapitalisme di Inggris saat itu telah mendorong adanya cita-cita untuk membentuk suatu tatanan masyarakat yang lebih sosialis. Dan akhirnya mendorong beberapa tokoh untuk mencari solusi agar tercipta pemerataan kekayaan di masyarakat.

Salah satu tokoh yang terkenal adalah Robert Owen merupakan seorang industriawan penganut sosialis Inggris. Beliau adalah orang pertama yang mencetuskan istilah co-operation dan memberikan beberapa ide untuk mengatasi kemiskinan di Inggris. Namun , hal ini kurang mendapat perhatian dan menyebabkan ide ini mengalami kegagalan. Pada tahun 1844, di Inggris didirikan koperasi yang bernama Rochdale dipimpin oleh Charls Howard, koperasi ini bergerak di bidang koperasi konsumsi yang dimana anggotanya berjumlah 28 orang dari berbagai latar belakang ekonomi.  Tujuan didirikannya koperasi Rochdale ini untuk meningkatkan kesejahteraan anggota melalui pemungutan uang sebesar 1 poundsterling per anggota yang nantinya akan digunakan sebagai modal usaha. Adapun prinsip dari koperasi Rochdale yaitu :

1. Pengawasan secara demokratis.
2. Bunga yang terbatas atas modal anggota.
3. Pengembalian sisa hasil usaha sesuai dengan jasanya pada koperasi.
4. Barang-barang hanya dijual sesuai dengan harga pasar yang berlaku dan harus secara tunai.
5. Tidak ada perbedaan berdasarkan ras, suku bangsa, agama dan aliran politik.
6. Barang-barang yang dijual adalah barang-barang yang asli dan bukan yang rusak atau palsu.
7. Pendidikan terhadap anggota secara berkesinambungan.

Koperasi Rochdale mengalami peningkatan dari toko kecil menjadi usaha yang mampu mendirikan pabrik, menyediakan perumahan bagi para anggotanya, serta menyelenggarakan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan anggota dan pengurus koperasi.

Pada tahun 1852 berdiri sekitar 100 koperasi konsumsi di Inggris dan akhirnya koperasi konsumsi ini menyatukan diri menjadi pusat Koperasi Pembelian dengan nama The Cooperative Whole-sale Society, disingkat C. W. S.  Permulaan tahun 1863 CWS menjadi salah satu organisasi koperasi terbesar di Inggris dan mengubah namanya menjadi Kelompok Koperasi tahun 2001. Perkembangan koperasi di Inggris terus mengalami perkembangan hingga saat ini. Namun, pada tahun 2007 koperasi ini mengalami keterpurukan karena 38 dari 41 toko-toko di Sussex gagal inspeksi kebakaran, sehingga Kelompok Koperasi ini didenda sebesar 210.000 poundsterling setelah melalui penyeledikan pada tahun berikutnya. Akhirnya, pada bulan Mei 2010, Kelompok Koperasi mengumumkan rencana untuk membangun markas baru di Manchester.